Halaman

Jumat, 14 Juni 2013

Jangan Tergesa-gesa

Eh kapan nih nikah? si itu udah nikah loh, si ini juga udah punya anak malahan, ko kamu belum nikah? nyari apa lagi sih? . itu beberapa contoh pertanyaan yang sering saya terima beberapa bulan yang lalu dan saya cuman jawab "mohon doa nya aja ya mudah-mudahan segera di temukan ma jodohnya sambil memamerkan senyum yang lebar"

Mungkin pertanyaan itu juga yampe ke kalian dan bikin risih sendiri kalo sering dihujam beberapa pertanyaan tentang menikah dan kesannya menyudutkan diri kita. Ahhhh rasanya pingin teriak dan ngomong "masalah buat lo kalo gw belum nikah".

Ngomongin tentang nikah itu mang ga ada habis-habis ya apalagi kita berada di rentang usia di atas 22 ke atas, ahh rasanay menjadi momok yang besar kalo belum nikah. sebenarnya mungkin kita sendiri enjoy enjoy aja belum nikah karena meamng ada hal yang menyebabkan kita ga harus nikah di usia muda, tapi anehnya yang khawatir dan bikin ribet itu orang-orang di sekitar kita. Tapi kita anggap positif aja mungkin mereka tuh sayang dan perhatian ma kita makanya nanya mulu.

Ngomong-ngomong tentang nikah apa sih niat kalian untuk nikah, kenapa kalian menikah. kalo kalian udah bisa menjawab nya dengan mantab wiih berarti udah siapa dan insyallah bener niat ya, tapi kalo masih ragu atau alasanya bete ditanyain mulu sih kapan nikah, yaudah nikah aja. waduuuh ini yang kudu hati-hati yang kudu di waspadai masa nikah karena orang lain sering ngomongin, atau nikah karena pingin cepet-cepetan ga enak nih di susul mulu banyak yang udah nikah. inget nikah tuh bukan masalah cepet-ceptan dan bukan masalah nikah tua atau nikah muda tapi nikah yang bener itu nikah secara dewasa.

Dan dewasa sendiri itu ga bisa di samakan dengan umur, karena tingkat kedewasaan seseorang itu berbeda-beda. Mungkin ada orang yang memilih untuk menikah nanti, karena alasan yang syar'i dia ga bisa segera menikah atau ada juga orang yang nikah cepet di usia yang sangat muda dengan alasan syar'i, jadi tiap orang beda-beda dan jangan menyama ratakan.mereka mau nikah cepet atau nikah nanti itu ga salah, tapi yang salah menurut ku mereka yang menikah nya tergesa-gesa dan buru-buru tanpa melihat syari'at yang sudah Allah gariskan di quran dan hadist. Inget ya menyegarekan itu beda jauh dengan tergesa-gesa.

Banyak loh pasangan yang salah persepsi bahwa tergesa-gesa itu sama dengan menyegerakan. akibatnya perceraian banyak terjadi, kasus KDRT juga banyak. Kenapa itu bisa terjadi? ya karena mereka ga memiliki ilmu yang cukup tentang pernikahan, mereka mengikuti trend musim nikah banyak janur kuning melengkung tiap gang, ehh ikut-ikutan nikah tanpa membekali dengan cara yang benar dan proses yang benar.

Jadi perbaiki niat itu penting, inget jangan tergesa-gesa untuk menikah tapi menyegerakan untuk menikah, karena barokahnya dan waktu nya tiap orang beda-beda jangan di samakan ratakan. Tetap fokus untuk memperbaiki diri, mengejar mimpi dan cita jadikan pribadi yang berkualitas sambil berdoa agar Allah segera memberikan jodoh terbaik untuk kita. Karena wanita baik-baik hanya untuk laki-laki baik.

Do'a ku Pengharapan ku

Do'a adalah sebuah pengharapan kepada Tuhan, sebuah bentuk persetujuan bahwa diri ini tak mampu dan tak berdaya tanpa ada ridho Nya. Dan do'a itu gak ada yang salah, kita boleh meminta apapun yang kita inginkan dan bukan bermaksud mendikte Tuhan atau memerintah. Karena di dalam Alquran Allah berfirman "

Artinya: "Dan berfirman Tuhanmu "Memohonlah (mendoalah) kepada-Ku, Aku pasti perkenankan permohonan (doa) mu itu."

Nah dari firman Allah tersebut, Allah menyuruh kita untuk berdo'a kepada Nya dan pasti akan dikabulkan. Allah sangat senang terhadap hamba Nya yang selalu meminta do'a, semakin kita sering meminta ke Allah semakin kita di cintai Nya. Sebaliknya semakin kita ga pernah berdo'a maka kita termasuk orang yang sombong.

Selain berdo'a minta dikabulkan sebaiknya do'a juga minta diberi petunjuk terbaik dan mendapatkan kebarokahan.itu merupakan satu paket yang tak terpisahkan.

Nah ini yang kadang do'a - do'a kita menjadi bumerang bagi diri sendiri karena kita tak mampu mengimplementasikan "jawaban" Allah bagaimana?.

Misal kita menginginkan sesuatu A, kita berdoa tiap hari memohon kepada Allah agar dikabulkan hajat kita tentang sesuatu A tersebut. Kita udah yakin tapi ternyata doa itu tak kunjung di jawab, lalu kita menyalahkan Tuhan atas doa yang tak di jawab- jawab tersebut. 

Padahal yang membuat do'a tersebut ga kunjung terjawab adalah karena diri kita sendiri yang mungkin masih memiliki salah sehingga Allah belum ingin mengabulkannya atau di tunda. Atau sebenarnya doa kita udah di jawab oleh Allah tapi kita tak menyadarinya, karena doa yang kita panjatkan oleh Allah di ganti dengan hal lain yang menurut Allah itu lebih baik untuk kita, tapi kita tak menyadarinya dan buru-buru menyimpulkan atau menghujat kenapa dan kenapa.

Kemudian do'a juga tidak hanya minta dikabulkan saja, tapi kita tak melakukan apa-apa dengan dalih pasrah dan tawakal berharap Allah ngasih yang terbaik tapi kita ga melakukan yang terbaik. Itu merupakan tindakan yang salah, pasrah dan tawakal itu dilakukan di akhir bukan di awal setelah berdoa.




Jumat, 07 Juni 2013

Proposal Masa Depan

Hari ini akhirnya saya menyelesaikan dan mengajukan proposal masa depan saya ke calon pasangan yang kemaren udah memilih dan melamar saya untuk menjadi istrinya. Proposal ini berisi tentang visi misi yang saya ajukan ketika berumah tangga nanti, kemudian apa saja yang harus saya lakukan ketika sudah menjadi istri nanti dan segala mimpi-mimpi saya ke depannya.

Ko pake proposal segala kaya yang sidang tugas akhir aja butuh proposal. Ya jelas dong butuh proposal menikah kan untuk seumur hidup, menikah itu awal kehidupan jadi harus tahu dulu dong mau kaya gimana pernikahanya nanti. Bayangkan orang yang ngajuin bisnis dan pingin lulus dari kuliah aja ga maen-maen mereka harus bikin proposal nya dulu kalo bisnis harus punya bisnis plan dulu, lah apalagi ini menikah.

Ahh ribet amat sih saya nikah ga perlu tuh ngasih  proposal ke pasangan saya, kami bahagia. Ya itu kan kamu kalo saya pribadi lebih suka ada proposal karena saya harus tahu dong saya mau dibawa kemana sama pasangan saya dan saya akan mengapakan pasangan saya.

Proposal hidup ini di buat agar pasangan kita tahu dan memahami apa sih yang kita inginkan dan cita-citakan sehingga diharapkan muncul dukungan dan doa ke kita untuk mewujudkannya bersama-sama. Sebenarnya ga di buat secara tertulis juga ga pa2 sih,,biasanya kan juga pasti tuh ama calon pasangan kita di tanyain "eh ntar kalo dah nikah kita mau gimana nih" dll. Jadi biar pernikahnay itu ga asal nikah dan asal langgeng aja loh...

karena menurut saya pernikahan yang barokah itu pernikahan yang memberikan kebaikan satu sama lain. Pernikahan yang di dalamnya sama-sama tumbuh sama-sama berkembang ke arah yang lebih baik.

So, bagi kalian yang ingin menikah sebaiknya tanya dulu tujuan hidup pasangan kalian apa. mau dibawa kemana pernikahan ya nanti biar ga kelimpungan kalo udah nikahnya. kita aja kalo mau bepergian pasti di tanya dulu mau kemana ini,,terus mau lewat mana. Lah apalgi menikah kan tujuan jelas cari ridho Allah agar dapat suga Nya jadi kudu tahu dulu jalan nya gimana biar ga nyasar dan kelimpungan.


Selasa, 04 Juni 2013

Perempuan Pemberani

Di takdirkan menjadi seorang perempuan yang mandiri sejak usia anak-anak itu merupakan nikmat yang luar biasa menurutku. Ya sejak kecil saya sudah terbiasa untuk mengerjakan semuanya sendiri, dari masak, mencuci, dan mencari uang untuk tambahan uang jajan.

Karena saya anak pertama dan mempunyai adik, mungkin menjadi perempuan pemberani dan pelindung bagi adik saya itu adalah suatu keharusan tanpa di minta. Dari kecil saya memang sudah dikenal anak pemberani oleh orang-orang sekitar. Berantem dengan sesama anak kecil itu hal yang biasa saya lakukan apalagi kalo saya merasa tidak bersalah terus saya digangguin. Bahkan kalau teman saya digangguin saya bertindak, sampai-sampai beberapa orang tua temen saya menitipkan anaknya ke saya kalau pergi ngaji atau sekolah dan sayapun dapat imbalan ya berupa makanan atau uang 100 ampe 500 rupiah sebagai tanda terimakasih sudah mau menjaga anaknya.

Ketika menginjak SMP, jiwa pemberani yang ada di dalam diri saya ini di tunjukan dengan mengikuti serangkaian kegiatan dan lomba-lomba yang memberikan saya kesempatan untuk lebih mengenal banyak teman-teman dari sekolah lain bahkan dari kota-kota lain. Karena teman-teman saya jauh, jadi saya sudah terbiasa untuk kemana-kemana sendiri. Dan tempat mainnya saya pun sampai jauh ke kota sebelah, ya karena memang saya tidak punya teman yang seumuran di tempat tinggalku.punya teman seumuran tapi mereka semua udah pada nikah mereka ga melanjutkan sekolah jadikan ga kan yambung obrolannya.

Menginjak SMA dan Kuliah membuat diriku makin berani berkelana kemana-kemana sendiri atau bareng temen-temen. Karena dunia pertemanan ku makin luas ga hanya di satu provinsi, jadi membuat saya semakin berani untuk pergi-pergi sendirian (kalau ga ada temen).

Selama kuliah pun saya lebih banyak kemana-kemana sendiri karena alasanya temen saya kebanyakan laki-laki serta ga enak juga kalo ngrepotin orang kecuali sama-sama punya tujuan yang sama, saya akan bareng-bareng ngajak temen-temen saya.

Pernah saya berkunjung ke temen saya yang ada di jogja, semarang saya berangkat kesanaya ya sendiri tapi kan di jogja ma semarang y mah banyak temen.

Terus sekarang saya tinggal diperantauan sambil kerja ya itu malah membuat ku terbiasa kemana-kemana sendiri. Karena teman-teman saya yang di Cikarang kebanyakan sibuk. Jadi saya kalau harus ke tempat-tempat tujuan saya lebih banyak sendirinya kaya ke jakarta, Bogor, Depok, Tangerang sendirian ya tapi tetep disana nya ga sendirian ada temennya.

Ternyata dari jiwa ku yang pemberani dan muka ku yang menyakinkan muka berani ini menjadi inspirasi beberapa teman-teman saya. Sering teman saya itu kepepet untuk pergi sendiri yang dia inget adalah saya, katanya saya yang kecil aja berani kemana-mana heee.

Jujur sebenarnya saya ga berani-berani amat ko, setiap pergi ke tempat baru apalagi belum hafal angkutanya dan rute nya cuman di kasih alamat doang saya pasti ada rasa cemas dan khawatir. Tapi karena tuntutan saya harus ke tempat tersebut ya saya harus memberanikan diri. Dan yang membuat saya tetap tenang dan berani adalah DO'A. Setiap kemanapun kita pergi do'a jangan pernah dilupakan, karena do'a merupakan bodyguard terkuat kita karena Allah dan malaikat langsung yang menjaga kita.

Do'a dari keluar rumah yang artinya kita pasrah terhadap apa yang akan terjadi "lakhaula walakuwata illabillah". Kemudian dalam perjalanan kita doa-doa penjagaan dan doa baik karena doa nya musafir itu mustajab jadi kesempatan untuk kita perbanyak doa. Nah setelah kita berdoa insyallah kita akan aman karena dijaga oleh malaikat-maliakat Allah.

Nah semoga kita semua menjadi perempuan-perempuan pemberani bukan perempuan yang manja, dan kita semua perbanyak doa penjagaan diamanapun.karena merupakan tabungan untuk kita akan sangat menolong diwaktu-waktu yang kita butuhkan.

Senin, 03 Juni 2013

Setengah Tahun

Selamat pagi semua,,,,
Ini adalah hari Senin pertama di bulan Juni, Tetap semangat kan.
Ga terasa nih sudah beranjak di bulan ke 6 di tahun 2013 aja, berarti sudah berada di pertengahan tahun.

5 bulan telah kita lalui dengan penuh suka cita dan semangat. Terus bagaimana nih dengan resolusi yang di buat pada awal tahun. Apakah sudah tercapai atau bentar lagi tercapai atau bahkan mentok belum ada titik terang menuju kesana.

Tetap semngat ya kawan masih ada waktu ko,terus berusaha lebih giat lagi.
Yakin target kita akan tercapai dengan segenap usaha dan doa.