Halaman

Selasa, 27 Agustus 2013

Pernikahan

Alhamdulilah pada tanggal 24 agustus 2013 pukul 13:00 WIB di indramayu kami telah melangsungkan pernikahan dan alhamdulilah semua nya berjalan dengan lancar. Puji syukur saya panjatkan kepada Allah karena telah memudahkan semua proses ya. Dan alhamdulilah berjalan sesuai dengan harapan yaitu sederhana dan penuh hikmat dan semua orang merasa bahagia. Terimakasih ya Allah atas nikmat Mu yang besar ini.


Ngomong-ngomong soal pernikahan, saya merasa banyak perubahan dan manfaat dalam diri saya salah satunya adalah:
1. Punya sahabat pria
ya dengan menikah saya merasa saya punya seorang sahabat, yang insyallah bakal setia bakal nerima saya apa ada nya. Sahabat yang selalu siap mendengarkan keluh kesah ku, sahabat yang mau berbagi dalam suka dan duka.sekarang hidup saya semakin berwarna akan kehadiran sahabat dalam hidup saya.

2. Partner seumur hidup
ya memiliki partner seumur hidup, partner yang selalu mendukung mensuport dan bekerjasama dengan ku untuk menatap masa depan lebih baik lagi.

3. 3/4 agama saya terjaga
ya dengan menikah 3/4 agama saya alhamdulilah sudah terjaga, karena sudah terjaga maka kewajiban saya adalah menjaganya dengan baik agar tujuan surga yang kami impikan tercapai. Tujuan menjadi rumah tangga ku surga ku tercapai. Dan dengan menikah pahala yang kita dapatkan jauh lebih banyak daripada waktu sendiri, perbandinganya itu 1: 83. ya orang yang single ketika sholat sat rokaat dia hanya dapat pahala 1 rokaat tapi orang yang sudah menikah pahalanya sama aja melaksanakan 83 rokaat. subhanallah.

Dan sebenarnya masih banyak lagi manfaaat yang di dapatkan dari sebuah pernikahan. Tapi saya baru menuliskan sebagian nya saja, insyallah di lanjut lagi deh kapan-kapan.:D

Kamis, 22 Agustus 2013

Resepsi ga ya...??

Wahhh nampaknya kabar tentang saya akan menikah sudah menyebar nih, alhasil banyak banget respon yang masuk. Ihhh ko ga bilang-bilang mana undangan nya?, acra nya dimana?. ya itulah sederet pertanyaan umum yang sering muncul.

Dengan rasa agak sedikit malu-malu saya bilang insyallah tanggal 24 agustus besok, mohon doa nya ya. Kami ga ada resepsi cuman syukuran kecil-kecilan saja di kampung.

Ya akhirnya saya dan si mas memilih untuk syukuran kecil-kecilan saja, sebenarnya untuk memutuskan memilih syukuran kecil-kecilan itu ga mudah juga, banyak banget pertimbangannya. Kita sering diskusi dengan keluarga baiknya enaknya gimana.

Secara kami sama-sama baru pertama kali menikah, pingin dong memiliki moment special menjadi raja dan ratu dalam sehari banyak rekan kerabat sahabat yang datang mendoakan kita. mengadakan resepsi dengan kemeriahan. Tapi apa daya uang kami ga cukup :p.

Rencana awal sih sebenarnya kami tetep pingin ngadain resepsi ya meskipun ga semewah yang kami inginkan, kami pun waktu itu udah memesan photograpfer buat acara nikahan kami plus prewedding ya. Kan soalnya udah halal ketika nanti kita menyiapkan resepsi, kalau menyiapkan yang lain-lain sih belum baru yampe milih-milih souvenir apa yang mau kita pake nanti, terus design undangan, booking tempat. kalo yang persiapan lainya rencananya mau kita pas nanti bulan depan setelah akad nikah.

Eh tapi sekarang malah muncul ilham "mas, ga usah resepsi aja ya sayang uang nih, mending uang ya di pake buat yang lebih bermanfaat insyallah barokah lah. Bukan kah yang penting kehidupan setelah nikahnya aku ga mau pusing mas mikirin uang habis cuman gara-gara sehari. Ya kalo kita orang kaya dan punya rejeki lebih sih ga apa-apa, masalahnya kan kita pas-pasan banget."

Dan si mas pun bilang iya dek mas sebenarnya dari dulu pingin nyaranin ga usah resepsi, cuman ga enak ngomong ya, kan adek pingin resepsi. Adek kan masih punya tanggungan keluarga kaya ibu dan adik mu yang masih kuliah mending uang ya di pake buat mereka dan buat bekal kehidupan pernikahan kita nanti, kita syukuran kecil-kecilan aja.

Oke akhirnya keluarlah kata sepakat untuk mengadakan akad saja tanpa ada resepsi. Tapi kadang suka muncul rasa malu dalam hati ini "yah kenapa ya saya ga bisa resepsi" tapi si mas dengan sabar menyakinkan bahwa yang menjalani kehidupan ini kita bukan orang lain. Kita hidup ga tergantung orang lain, orang lain hanya komentar. Kita susah komentar kita seneng komentar hanya komentar dan ga melakukan apa-apa buat kita. Rejeki kita baru segini ya syukuri saja ga usah malu.

Alhamdulilah Allah memberikan saya calon suami yang sangat sabar banget, mudah-mudahan Allah memudahkan jalan kami untuk melaksanakan pernikahan dan menjalani kehidupan pernikahan nanti dan Allah memberi kepada kami rejeki yang banyak halal,barokah bisa untuk sangu Haji dan Umroh dan di beri keturunan-keturunan sholeh sholehah hidupnya barokah bahagia harmonis romantis terus. Amiiin

Senin, 12 Agustus 2013

H-11

Ga terasa sudah tanggal 13, berarti 11 hari lagi insyallah status saya berubah menjadi seorang istri,,(amiin mudah-mudahan dilancarkan semuanya).

Banyak yang nanya gimana persiapanya, deg-degan ga?.persiapan alhamdulilah lancar santai dan belum ada kendala soalnya acara nya cuman akad dulu baru resepsinya insyallah 2 bulan lagi.

Banyak yang nanya kenapa ga di gabungin aja jadi satu kan lebih hemat,ya rencana awal emang pinginya di jadiin satu cuman di pikir-pikir agak ribet juga kalo jadi satu coz aku dan si mas kan belum halal jadi agak susah buat ngurus pernikahan bareng, jadi di ambillah solusi di halalkan dulu baru kita ngurusin bareng buat acara resepsi.

Alhamdulilah untuk persiapan akad sendiri aku dan si mas ga terlalu ribet, cuman ngurusin surat-surat di KUA dan ngurus menu makanan buat ngundang keluarga deket aja.

Kalo masalah deg-degan sampai sekarang saya belum deg-degan heee,ga tau tah entar klo udah deket banget.

Ya mohon doanya semoga dilancarkan semuanya dari akad terus resepsi dan setelah menikah nanti kami bisa menjadi keluarga yang sakinah,mawaddah warohmah harmonis romantis terus sehingga bisa berjodoh dunia akherat amiin

Jumat, 21 Juni 2013

Pemenang Sesungguhnya

Ehh tau ga kemaren saya habis ikut lomba xxx dan saya menang loh, keren ga keren kan?. Eeeh kamu menang sih dapat hadiah, aku juga ahhh mau ikutan kaya kamu biar aku dapat hadiah. Eeeh bikin quiz dong kalo yang hasilnya bagus dapat hadiah, ntar saya loh yang menang.

Itu contoh ungkapan-ungkapan seseorang yang ingin selalu jadi yang terbaik tapi jalannya salah kesannya lebih ke haus akan pujian. Tiap hari yang saya dengar hanya ocehan-ocehan yang membaganggakan dirinya, saya yang paling pintar lah, saya yang paling terbaik di antara teman-teman yang lain. Kalo berpendapat ga mau kalah dan merasa selalu benar sendiri, istilahnya wis salah ko ngeyelan.

Menjadi yang terbaik itu hak setiap orang, dan setiap orang mang wajib memilki keinginan untuk jadi yang terbaik agar hasrat untuk hidup lebih bergairah, mental pemenang itu harus ada dalam setiap individu tapi mental pemenang yang sesungguhnya itu dia tidak pernah meminta imbalan tidak pernah meminta pujian, yang ada dalam pikiranya bagaimana saya selalu menghasilkan yang terbaik memberikan yang terbaik.

Jadilah Pemenang yang sesungguhnya, bukan seseorang yang merasa pemenang akan tetapi sebenarnya dia pecundang karena takut ga mendapat pujian dari orang lain.

Jadilah pemenang yang benar memberikan yang terbaik, bukan memberikan terbaik menurut versinya karena ingin mendapat imbalan.

Ingat mental pemenang adalah orang yang selalu menang di arena manapun, orang yang selalu memberikan  terbaik meskipun ga mendapat pujian atau pengakuan dari orang lain.

Karena Tuhan bersama orang-orang pemenang yang sesungguhnya.






Kamis, 20 Juni 2013

Menjadi Ratu di Kerajaan Sendiri

Memiliki karir yang gemilang di perusahaan international itu mungkin cita-cita harapan hampir sebagian orang yang ingin berkarir di perusahaan orang lain. Di tambah memiliki rekan kerja yang menyenangkan friendly sekali itu membuat zona nyaman tersendiri.

Tapi jika ternyata keadaan itu berbalik bagaimana? karir yang biasa aja ga cemerlang-cemerlang amat dan ga redup redup amat di tambah rekan kerja yang menyebalkan, bisa di bilang bermuka dua dan gampang meremehkan sesama rekan kerja. Ahhh itu bisa terjawab bikin ga betah di kantor.

Rasanya keadaan itu membuat rasa ingin segera keluar dari pekerjaan tersebut. Tapi apalah daya mungkin Tuhan belum mengabulkan doa dan cita-cita nya, sehingga membuat dia bertahan dalam arena semacam itu dan selalu menyakinkan dalam dirinya bahwa Tuhan pasti memberikan yang terbaik jika dia sudah berusaha dan selalu bersyukur atas apa yang ia dapatkan.

Setiap hari dia datang ke kantor dengan rasa syukur mengalahkan rasa kecewa terhadap perlakuan temannya, dia berusaha semaksimal mungkin tetep profesional dan bisa memberikan yang terbaik untuk perusahaannya tanpa mengharap kenaikan level yang muluk-muluk. 

Dia tiap hari hanya berdoa agar Tuhan meridhoi setiap langkahnya dan memberi kebarokahan terhadap rezeki yang dia terima. Dia sudah tidak menggubris ocehan rekan kerja nya yang meremehkan nya, dia terfokus pada tujuan yang mulia membahagiakan orang-orang yang dia sayangi dengan bekerja sungguh-sungguh dan baik. Masalah kenaikan level dan gaji biarlah Tuhan yang memberikan level dan gaji yang terbaik untuknya.

Dia selalu yakin akan rencana-rencana Tuhan untuk nya, ya mungkin dia ga bisa menjadi permaisuri di kerajaan orang lain tapi mungkin dia bisa menjadi ratu di kerajaan yang dia bangun sendiri suatu saat nanti.